Mengapa Banyak Orang Merasa Begah Setelah Berbuka?
Banyak orang merasa begah, terlalu kenyang, bahkan mengantuk berat setelah berbuka puasa. Padahal, tujuan berbuka adalah mengembalikan energi tubuh setelah berjam-jam menahan lapar dan haus — bukan membuat tubuh terasa semakin tidak nyaman.
Kondisi tersebut sering kali disebabkan oleh pola berbuka yang kurang tepat.
Berikut beberapa prinsip sederhana yang dapat membantu Anda berbuka dengan lebih sehat dan terukur.
1. Kendalikan Porsi Makan
Setelah seharian berpuasa, dorongan untuk makan dalam jumlah besar sangat wajar. Namun, makan berlebihan dapat membebani sistem pencernaan dan memicu rasa begah. Mulailah dengan porsi yang wajar dan makan secara perlahan agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi.

2. Pilih Takjil yang Lebih Sehat
Takjil sebaiknya berfungsi sebagai pengantar sebelum makan utama. Utamakan pilihan yang ringan dan tidak berlebihan dalam kandungan gula maupun lemak. Konsumsi gula berlebih saat berbuka dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk.
3. Beri Jeda Sebelum Makan Berat
Disarankan untuk tidak langsung menyantap makanan utama dalam porsi besar. Berikan jeda sekitar 15–20 menit setelah konsumsi makanan ringan atau minuman. Cara ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan mengurangi risiko rasa tidak nyaman pada perut.
4. Penuhi Kebutuhan Cairan
Tubuh kehilangan cairan selama berpuasa. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan rehidrasi saat berbuka. Minumlah 1–2 gelas air putih di awal berbuka untuk membantu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh secara bertahap.

5. Utamakan Gizi Seimbang
Pastikan menu utama mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang cukup. Pola makan seimbang membantu menjaga energi tetap stabil dan mendukung daya tahan tubuh selama bulan puasa.