(Cilacap, 3/23) – Fuad Bawazier, Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII, mengunjungi PT Tresno Jamu Indonesia untuk membahas industri produk susu dan bahan alami. Ia menekankan pentingnya ekonomi kerakyatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diskusi juga membahas rencana kolaborasi tahun 2025 guna memperkuat industri berbasis bahan alami.

Meningkatkan Daya Saing Produk Berbasis Natural

Fuad Bawazier menilai PT Tresno Jamu Indonesia memiliki potensi besar dalam industri herbal. Ia mendorong pemanfaatan susu kambing etawa dan bahan alami lain sebagai produk kesehatan unggulan. Ia juga mengajak perusahaan untuk meningkatkan inovasi, riset, dan teknologi pengolahan. Selain itu, ekspansi pasar dalam dan luar negeri menjadi fokus utama.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi antara Menteri Keuangan dan manajemen PT Tresno Jamu Indonesia meliputi:

  1. Penguatan Industri Produk Susu dan Herbal

    • Pemanfaatan susu kambing etawa dan bahan alami lainnya sebagai produk kesehatan berbasis kearifan lokal.

    • Peningkatan daya saing produk herbal Indonesia melalui inovasi, riset, dan pengolahan yang lebih modern.

    • Upaya untuk memperluas pasar produk susu dan herbal baik di dalam negeri maupun ekspor.

  2. Ekonomi Kerakyatan dan Pemberdayaan Petani serta UMKM

    • PT Tresno Jamu Indonesia diharapkan menjadi pionir dalam memberdayakan petani tanaman herbal dan peternak lokal agar dapat berperan aktif dalam rantai pasok industri kesehatan alami.

    • Dengan melibatkan petani dan UMKM, industri berbasis bahan natural dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  3. Kolaborasi dan Rencana Pengembangan Tahun 2025

    • Rencana kolaborasi antara pemerintah, PT Tresno Jamu Indonesia, dan sektor swasta dalam meningkatkan efisiensi produksi serta distribusi produk berbasis bahan alami.

    • Implementasi kebijakan fiskal yang mendukung perkembangan industri jamu dan susu berbasis ekonomi kerakyatan.

    • Penguatan branding produk lokal agar memiliki daya saing lebih tinggi di pasar internasional.


Kolaborasi Menuju 2025

Pemerintah, PT Tresno Jamu Indonesia, dan sektor swasta akan berkolaborasi meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi. Kebijakan fiskal akan mendukung industri jamu dan susu berbasis ekonomi rakyat. Selain itu, branding produk lokal akan diperkuat agar mampu bersaing di pasar global.

Dampak Kunjungan

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong industri berbasis bahan alami. Beberapa manfaat utama dari inisiatif ini:

  • Produk herbal dan susu Indonesia semakin kompetitif.

  • Petani, peternak, dan UMKM semakin berdaya.

  • Kolaborasi antara pemerintah dan industri semakin kuat.

Dengan langkah konkret di tahun 2025, PT Tresno Jamu Indonesia siap menjadi pionir industri kesehatan berbasis ekonomi kerakyatan.